Perjuangan SMI Semarang


Untuk Indonesia masa Depan
Tentu tidak mudah untuk menjawab pertanyaan tersebut, tidak pula atas perasaan-perasaan subyektif individu, tidak pula atas dasar jawaban mistik, mengembalikannya pada kondisi masa lalu seperti masa ORLA, ORBA atau pada masa Feodalisme adalah jawaban yang sangatlah tidak mungkin bahkan tindakan sangat konyol yang lahir atas dasar rasa fatalistik terhadap kenyataan materi yang berkembang bhkan lebih konyol lagi kalau pertanyaan tersebut tidak kita jawab. Jawaban yang dibutuhkan atas pertanyaan tersebut adalah jawaban ilmiah, lalu apa jawaban ilmiahnya.

Dalam pandangan SMI (Serikat Mahasiswa Indonesia) Jawaban ilmiah (dalam bahasanya jalan keluar) tersebut adalah Pembebasan nasional melawan Imperialisme dengan beberapa program kerakyatan anti Imperialisme seperti Land reform Sejati (selengkapnya baca garpol SMI). Karena kemerdekaan sejati rakyat akan bisa diraih manakala penjajahan modal sudah dihancurkan dengan suatu gerakan pembebasan nasional yang menyandarkn perjuangannya pada perjuangan kelas di bawah kepemimpinan kelas buruh. Lalu pada sistem apa flatform perjuangan ang anti imperialisme bisa dijalankan?.

Tentu akan tidak mungkin Flatform perjuangan bisa dilaksanakan dibawah rezim borjuasi apalagi di bawah sistem Feodalisme. Flatform perjuangan anti imperialisme hanya akan bisa diwujudkan dalam sistem yang menghapuskan penghisapan manusia atas manusia dengan membangun tatanan masyarakat baru yaitu tatanan masyarakat yang kolektif dan tanpa kelas. Seperti apa msyarakat tanpa kelas, akan kita diskusikan lebih lanjut karena ketidakmungkinan menjelaskannya secara tergesa-gesa dalam materi propaganda ini tapi setidaknya kita (SMI) sudah dapat melahirkan jalan keluar atau solusi atas kenyataan obyektif yang ada dan gambaran untuk kita memikirkan sekaligus mempelajari antitesa atas sistem kapitalisme yang menguasai Indonesia di masa lalu dan masa sekarang. Karena kalau tidak maka bisa dipastikan Indonesia masa depan tidaklah berbeda pada masa lalunya ataupun sekarang manakala kita tidak segera menyiapkan jawaban (antitesa) atas kapitalisme.
Posted on 10.44 by ihan010582 and filed under | 0 Comments »

0 komentar: